Tugas Pertemuan 5

 

Nama anggota: 1. Arif Firmasnyah 19210270

  2.  Reynard Marlevilo 19210801

  3.  Annisa Nur Azizah 19210870

  4.  Chindy Asih L. N. 19210857

  5.  Fitriyah Adiesty 19210267

Kelas                : 19.4C.25


Mata Kuliah : Jaringan Komputer

 

Buatlah resume masing-masing topologi jaringan, buat gambar dan penjelasan untuk setiap topologi. Carilah kelebihan dan kelemahan masing-masing topologi.

1.     TOPOLOGI RING

                              




 

Topologi ring atau topologi cincin adalah sebuah model topologi jaringan yang berbentuk melingkar seperti cincin. Setiap perangkat komputer akan terhubung dalam rangkaian lingkaran tersebut. topologi jaringan ring, untuk menerima dan meneruskan sinyal tersebut dibutuhkan bantuan token. Token tersebut nantinya berisikan informasi serta data yang berasal dari komputer utama, setelah itu token akan melewati setiap perangkat yang ada untuk memastikan apakah perangkat membutuhkan data tersebut.

 

     KELEBIHAN

1.    Mudah Dirancang

2.    Biaya Lebih Murah

3.    Mempunyai Perfoma yang baik

4.    Mudah Melakukan Pelacakan

KEKURANGAN

1.    Adanya kesalahan pada 1 node

2.    Prosesnya lebih kaku

3.    Pengiriman data tergantung dari jumlah titik

Sumber referensi: https://www.dewaweb.com/blog/mengenal-topologi-ring/


2.    TOPOLOGI DUAL RING



 

Topologi Dual Ring sama seperti topologi ring akan tetapi topologi dual ring setiap node memiliki 2 Sehingga setiap perangkat nantinya dapat bekerja sama untuk mendapatkan sinyal dari sebelumnya dan diteruskan ke node yang selanjutnya. Pada proses penerimaan sinyal serta penerusan sinyal data akan dibantu dengan alat yang bernama token. Selain itu topologi dual ring berfungsi sebagai backup transmission jika salah 1 node pada topologi tersebut tidak berfungsi.

 

KELEBIHAN

Bisa sebagai backup transmission jika salah 1 node pada topologi tersebut tidak berfungsi

 

KELEMAHAN

1.    Lebih Boros Kabel

2.    Saat Pengimpletansi Topologi ini cukup sulit, karena harus mengatur arah data agar tidak terjadi collison

 

Sumber referensi: https://panlanwanman.wordpress.com/2018/10/25/2-topologi-dual-ring/

 

3.   



TOPOLOGI BUS



Topologi bus ialah jenis topologi pada jaringan komputer yang menggunakan kabel tunggal sebagai media transmisinya atau menggunakan kabel pusat sebagai tempat dimana semua client dan server dihubungkan. Atau arti lain dari topologi bus yakni jenis topologi yang menggunakan kabel tunggal sebagai media transmisinya yang dimana seluruh client yang menggunakan topologi ini akan dihubungkan ke server. Penggunaan topologi bus pada jaringan komputer digunakan untuk memudahkan koneksi antara client dengan server yang ada dalam satu jaringan supaya lebih mudah saat berbagai data.

 KELEBIHAN

a.      Mudah dan sederhana

b.      Memiliki desain yang unik

c.      Tidak membutuhkan biaya yang mahal

d.      Mudah di kembangkan

e.      Tidak berpengaruh pada perangkat lain

f.        Tidak Membutuhkan hardware

 

KEKURANGAN

a.      Jika terjadi kesalahan dapat mengganggu komputer lain yang terhubung dengan kabel utama.

b.      Sulitnya melakukan perawatan jaringan jika skalanya besar.

c.      Karena menggunakan kabel tunggal sebagai media transmisinya maka lalu lintas data cukup padat.

d.      Jika kabel utama mengalami gangguan maka seluruh komputer yang terhubung dengan jaringan-pun akan mengalami gangguan.

e.      Dibutuhkannya repeater untuk memperkuat sinyal jika jaraknya jauh.

f.        Sering terjadi tabrakan data.

g.      Sulit untuk menidentifikasi kesalahan atau gangguan.

 

Sumber referensi:

https://teknik-informatika-s1.stekom.ac.id/informasi/baca/Topologi-Bus-Karakteristik- Cara-Kelebihan-Kekurangan/28df49a37330e80de20b9a025e0cfb412ae40056

 

4.    TOPOLOGI STAR



Topologi adalah struktur aturan yang menggambarkan pola hubungan antara komponen- komponen jaringan, yang meliputi komputer server, komputer client (workstation), hub atau switch, pengkabelan, dan komponen jaringan lainnya.

 

KELEBIHAN

1.  Topologi Dapat Digunakan di Banyak Server Komputer

2.  Pemeliharaan Topologi Sangat Ringan

3.  Kecepatan Transfer dalam Jaringan Komputer Sangat Besar

4.  Dapat Menggunakan Berbagai Jenis Kabel

5.  Mempermudah dalam Pengembangan

6.  Kemudahan Pengoperasian Jaringan


KELEMAHAN

1.  Membutuhkan Banyak Kabel

2.  Hub atau Switch Membutuhkan Banyak Perhatian

3.  Lalu Lintas yang Padat Dapat Mengurangi Kecepatan Data

Sumber referensi: https://teknik-informatika-s1.stekom.ac.id/informasi/baca/Topologi-Bus- Karakteristik-Cara-Kelebihan-Kekurangan/28df49a37330e80de20b9a025e0cfb412ae40056

 

 

 

5.   


TOPOLOGI MESH



Topologi Mesh merupakan sebuah jaringan komputer yang mana untuk bentuk koneksi antara perangkat komputer akan saling berhubungan secara langsung pada satu jaringan saja. Anda harus tahu bahwa untuk topologi jenis ini atau seringkali disebut sebagai topologi jala, untuk masing-masing komputer hanya ada pada satu dalam jaringan bisa berkomunikasi secara langsung.

 

KELEBIHAN

 

1.    Mendeteksi kesalahan

2.    Dapat ditingkatkan sesuai kebutuhan

3.    Tidak berpengaruh pada komputer lain

4.    Pengiriman data lebih cepat 

KEKURANGAN

1.    Proses instalasi rumit

2.    Biaya yang dikeluarkan lebih banyak

3.  Tidak bisa digunakan dalam sehari-hari

 

Sumber referensi: https://qwords.com/blog/pengertian-topologi-mesh-serta-kelebihan-dan- kekurangannya/


6.          Topologi Tree

     



 

Topologi tree atau topologi pohon merupakan sebuah topologi jaringan yang dikembangkan melalui penggabungan topologi jaringan bus dan star. Dimana jaringan tersebut merupakan gabungan dari beberapa topologi star yang dihubungkan dengan sebuah topologi bus yang berfungsi sebagai backbone atau tulang punggung.

 Bila digambarkan topologi jaringan ini memang memiliki susunan bentuk yang mirip dengan pohon, dimana dahan pohon merupakan jaringan yang lebih besar dibandingkan dengan ranting. Oleh karena itu, topologi jaringan ini disebut dengan topologi bertingkat karena memiliki tingkatan heirarki jaringan.

 Heirarki yang lebih tinggi sangat mempengaruhi dan dapat mengontrol jaringan yang lebih rendah. Sehingga topologi jaringan ini seringkali digunakan untuk interkoneksi antar sentral dan juga heirarki yang berbeda. Pada topologi ini, setiap client pada satu kelompok dapat berhubungan dengan client kelompok lain. Tetapi untuk mengirim sebuah data, harus melalui simpul pusat terlebih dahulu sebelum sampai pada tujuan.

                 1.  Kelebihan

·       Topologi jaringan ini memungkinkan diterapkan pada jaringan yang memiliki skala cukup besar. Berbeda dengan topologi star atau ring yang kurang cocok digunakan.

·       Pengembangan jaringan terbilang sangat mudah.

·       Pengidentifikasian kerusakan pada jaringan dapat dilakukan dengan mudah.

·       Jika terjadi kerusakan pada satu client, maka tidak akan berpengaruh pada client yang lain.

·       Memiliki manajemen data yang sangat baik, dikarenakan komunikasi dilakukan secara

point to point.

2.  Kekurangan

·       Backbone sebagai simpul utama jaringan sangat rentan dan perlu perhatian khusus, dikarenakan jika terjadi kerusakan makan seluruh jaringan akan terganggu.

·       HUB merupakan hal penting lain yang harus diperhatikan, sebab jika terjadi kerusakan pada sebuah HUB maka jaringan yang berada di bawahnya akan terganggu.

·       Jika hierarki atas mengalami masalah atau kerusakan, maka jaringan yang ada dibawahnya akan mengalami banyak gangguan.


·       Biaya yang dikeluarkan untuk lebih tinggi, dikarenakan keperluan kabel dan HUB yang sangat banyak diperlukan.

·       Pembuatan dan konfigurasi jaringan pada topologi tree sangat sulit dan rumit dibandingkan dengan topologi jaringan yang lain.

·       Proses maintenance untuk menjaga kestabilan jaringan cukup sulit, dikarenakan banyaknya perancangan pada node.

·       Aliran data menjadi lebih lambat, dikarenakan setiap data yang dikirim harus melalui hub terlebih dahulu.

·       Terjadinya tabrakan data atau collison sangat besar kemungkinan akan terjadi, dikarenakan aliran data yang terpusat pada simpul utama atau backbone.

 

Sumber referensi: https://www.pinhome.id/blog/topologi-tree/

 

7.    Topologi Hybrid



Topologi hybrid bisa diartikan sebagai model topologi baru pada sebuah jaringan komputer yang tercipta dari gabungan dua atau lebih topologi jaringan yang berbeda jenis. Dikarenakan merupakan gabungan dari berbagai jenis topologi, desain topologi hybrid menjadi terlihat lebih rumit dan tidak menunjukkan ciri khas tertentu. Beda halnya bila Anda menggabungkan dua jenis topologi yang sama, maka masih akan terlihat seperti bentuk aslinya. Contoh dari topologi hybrid adalah penggabungan topologi bus dan star, ring dan star, atau ring dan bus.

 

KELEBIHAN

 

1.    1. Dapat menyatukan dua atau lebih topologi jaringan yang berbeda.

2.  Fleksibel dan efisien; dapat diterapkan pada lingkungan jaringan yang berbeda, tanpa perlu merombak topologi jaringan yang telah terbentuk sebelumnya. Selain itu dapat mengurangi space jaringan yang terbuang.

3. Kustomisasi, memungkinkan penyesuaian cara pengaturan jaringan untuk mencapai tujuan tertentu.

4. Aliran data dapat bekerja dengan sempurna meskipun berjalan dalam sejumlah lalu lintas jaringan yang berbeda akibat mengkombinasikan berbagai konfigurasi topologi jaringan yang berbeda.

5. Sangat mudah untuk menambah node atau koneksi peripheral baru, meskipun topologi jaringan berbeda.

6.Ketika salah satu link dalam jaringan mengalami gangguan, bagian link jaringan lainnya tidak akan ikut mengalami gangguan.

7. Kecepatan jaringan konsisten sebab menggabungkan kelebihan dan menghilangkan kelemahan masing-masing topologi jaringan.


KEKURANGAN

 

1.       Pengelolaan jaringan cenderung sulit, karena penggabungan beberapa topologi menyebabkan struktur jaringan menjadi rumit dan sukar dipahami.

2.       Biaya untuk membangun topologi ini cukup mahal, sebab menggunakan banyak hub dan kabel untuk menghubungkan jaringan.

3.       Biaya perawatan jaringan juga cukup mahal. Hub harus terus bekerja meskipun salah satu node dalam jaringan tidak bekerja, sebab hub harus mengelola beberapa jenis jaringan sekaligus.

4.       Instalasi dan konfigurasi jaringan rumit, sebab harus menghubungkan beberapa topologi yang berbeda dan disaat yang sama juga harus memastikan semua node berfungsi dengan baik.

 

Sumber referensi: https://www.nesabamedia.com/pengertian-topologi-hybrid/

Komentar